Monday, 24 September 2018

Jackson:
Saya mau minta maaf kepada Pdt. Mangapul dan semua member milis batak cyber ini. Saya menyadari telah keterlaluan. Benar yang dikatakan Pdt. Mangapul dan tulang Gurgur Manurung, saya berkata telah memahami, padahal sebenarnya tidak memahami sepenuhnya maksud dari Pdt. Mangapul, mestinya saya membaca secara seksama, baru kemudian menanggapi. Sebagai contoh, di postingan saya sebelum ini di point no. 3, saya menulis sebagai berikut:

MS:
Segala puji bagi Bapa, yang mengaruniakan kepada kita hati yang terbuka. Saya bersyukur untuk posting Sdr. Jackson Damanik ini. Kiranya semua ini memperkenankan hatiNya dan semakin membangun semangat persaudaraan kita di milis ini.

Saya juga mohon maaf kepada bung Jackson dan semua pendukung pak Benny Hinn jika artikel saya tersebut, langsung atau tidak telah menyakiti hati kalian. Sebagaimana saya tegaskan berulang-ulang, sesungguhnya, bukan itu tujuan saya. Saya hanya menjalankan tugas sebagai pelayan Tuhan, menyatakan apa yang saya pelajari dan yakini. Saya menulis artikel itu, bukan karena apa kata orang. Sebagaimana saya tuliskan, saya sendiri pergi ke Ancol adalah karena ingin melihat dan menyaksikan sendiri. Jadi, munculnya artikel berseri itu adalah hasil dari pergumulan pribadi di hadapan Tuhan. Walau tentu, dengan berbagai resiko yang muncul (pro-kon).

Soal perdebatan saya tentang hal2 doktrin/ajaran bukan hanya di milis ini, tapi juga di milis lain yang jauh lebih sengit (terutama dengan aliran liberal yang menolak keAllah Yesus dan otoritas Alkitab). Juga bukan hanya saat ini tapi sudah bertahun-tahun. di dalam anugerahNya, saya memang telah memutuskan untuk berjuang sekuat tenaga untuk menjunjung tinggi Kristus serta firmanNya dan menolong umatNya berjalan di dalam ajaran yang benar. JANGAN SAMPAI TERSESAT DI DALAM KETULUSANNYA. Itulah yang saya lakukan di berbagai tempat, termasuk menulis secara rutin di lebih dari 48 milis serta di tabloid kristen REFORMATA (baca di kolom Credo, halaman 11).

Sekali lagi, terpujilah nama Tuhan. Kiranya bung Jackson maju terus di dalam kerinduanmu melayani Tuhan. Sekali lagi izinkan saya menegaskan di milis ini: KETULUSAN ITU PENTING, TAPI HENDAKLAH ITU DIBERIKAN KEPADA ORANG YANG TEPAT.

Hal ini berlaku juga dalam urusan muda-i, sebagaimana pernah dibahas di milis ini pada waktu yl (soal virginitas). Biarlah ito-ito dengan tulus menyerahkan diri kepada pria anak Tuhan, yang sungguh2 mengasihi Tuhan dan mengasihi dirimu. Karena itu, tidak akan melakukan APAPUN yang dapat mengurangi kehormatanmu, apalagi merusak.

Salam kasih,
Mangapul Sagala.
NB. O ya, soal kehadiran di paskah bersama di Istora, 23 April yad, jika tidak
dapat hadir secara phisik, mohon didoakan. Itu sangat penting.

==================================================

3. Saya punya alasan untuk mengatakan bahwa anda mengumpulkan semua bahan yang bisa anda ambil untuk mengatakan yang buruk tentang Benny Hinn. Bahkan barusan saya membaca tentang berita bohong dari postingan anda bahwa Benny Hinn meminta transfer Rp 15 milliar. Saya geli membacanya, bahkan dalam satu peribadahan anda sanggup mengata2i orang yang diurapi Tuhan??? Saya membayangkan ini, anda baru saja meminta Tuhan memberkati ibadah yang anda pimpin, kemudian di tengah2 ibadah (atau setelah selesai ibadah) anda mengata2i orang yang Dia urapi.

Setelah saya baca kembali postingan Pdt. Mangapul, ternyata pembicaraan itu terjadi sebelum PA dimulai. Itu menunjukkan bahwa memang saya perlu membaca secara seksama terlebih dahulu sebelum menuliskan tanggapan. Mohon maaf ma ate amang, maklum ma hamu, olo dope ro jiwa haposoon i.

Setelah membaca postingan Pdt Mangapul, bahwa beliau telah menyerahkan hidupnya pada Tuhan pada tahun 1979, saya jadi merasa malu, rupanya saya masih di bawah anda (tadinya saya pikir kurang lebih masih sebaya). Ternyata asam garam yang sudah saya makan belum seberapa dibanding yang telah anda makan.

Saya pikir tidak terlalu sulit bagi anda melanjutkan perdebatan ini dan mungkin demikian juga bagi saya, tapi saya perkirakan ini akan sulit dihentikan. Dan yang mengambil keuntungan adalah iblis. Jadi saya mohon, tidak perlu dilanjutkan lagi sambungan postingan anda di bawah. Siapakah Benny Hinn, siapakah Mangapul, siapakah Jackson, bukankah kita hanya orang2 yang memperoleh belas kasihan dari Tuhan? Kalau kita terus menerus berdebat, saya pikir kita telah menyia2kan anugerahNya dalam hidup kita. Lagi pula, boi dohonon natua-tuaku dope hamu.

Jadi, sekali lagi mohon saya dimaafkan karena sudah terlalu lancang dan keterlaluan. Saya juga maklum akan tulisan2 anda, seperti yang anda katakan bahwa anda mengkhawatirkan terjadi penyimpangan seperti sekte di Bandung itu, saya pikir itulah yang memotivasi anda akan tulisan2 anda di milis ini. Kalau saya memahami ini sejak awal, mungkin tanggapan2 saya akan jauh lebih sopan.

Mangido maaf ma au tu hamu angka napinarsangapan, tarlumobi tu angka hula2 niba, Sinaga, Manurung, saya pikir tidak kebetulan anda2 ini yang mengkritik saya. Saat ini saya menegaskan bahwa banyak benarnya kritikan2 anda dan saya menerimanya dengan tulus.

Sayang sekali ya, tanggal 23 April 2006 ini kebetulan syukuran ulang tahun saya (kecil2an) dan sudah diumumkan kepada keluarga. Kalau tidak, saya pasti usahakan datang ke Kebaktian Bona Pasogit. Mungkin di event berikutnya saya akan menghadiri ibadah yang dipimpin Pdt. Mangapul.

Salam hangat,
MS