KESUKSESAN YANG PALSU VS SEJATI

Mau tidak mau, Covid19 memaksa kita semua memikirkan ulang apa makna sukses dalam hidup.
Di hadapan mata kita dipertontonkan "hidup yang bagaikan rumput" yang segera kering dan  layu. Kita mendengar pemilik PT besar X dan Y tiba2 sakit dan meninggal dunia. Orang kaya dari Italia pemilik properti ternama sakit dan lewat. Pejabat di negara ini dan itu sakit dan berlalu. Mereka yang dikagumi, dianggap sukses, berlalu begitu saja.
Perlahan tapi pasti, mereka akan segera dilupakan.
Lalu apa yang tetap?  Nabi besar Yesaya menyerukan:

Yesaya 40:6-8 (TB)  Ada suara yang berkata: "Berserulah!" Jawabku: "Apakah yang harus kuserukan?" "Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang.
Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, apabila TUHAN menghembusnya dengan nafas-Nya. Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput.
Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya."
Selamat mendengar SabdaNya yang mulia. Perhatikan, jika rekan2 hadir pada KTA, Kamp Tahunan Alumni 2013, mungkin ada foto Anda.
Jangan lupa subscribe dan nikmati lebih dari 60 video pada akun yang sama.
Terimakasih untuk Tim STT Trinity Parapat yang telah mengerjakannya.