2 Timotius 4:1-5 (TB)  
Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.
Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!

Mau tidak mau, Covid19 memaksa kita semua memikirkan ulang apa makna sukses dalam hidup.
Di hadapan mata kita dipertontonkan "hidup yang bagaikan rumput" yang segera kering dan  layu. Kita mendengar pemilik PT besar X dan Y tiba2 sakit dan meninggal dunia. Orang kaya dari Italia pemilik properti ternama sakit dan lewat. Pejabat di negara ini dan itu sakit dan berlalu. Mereka yang dikagumi, dianggap sukses, berlalu begitu saja.
Perlahan tapi pasti, mereka akan segera dilupakan.
Lalu apa yang tetap?  Nabi besar Yesaya menyerukan:

Rekan2 ytk, saya sangat bersyukur untuk ajaran Tritunggal di  YouTube  di bawah.
Mengenal Allah merupakan pengenalan terindah dan TERPENTING sebagaimana dinyatakan Firman di bawah.
Yeremia 9:23-24 (TB)  Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."

Page 3 of 7