Oleh. Pdt.Mangapul Sagala
Mengapa kita bicara mengenai berpacaran secara Kristen? Apa tidak cukup dengan berpacaran saja? Mengapa mau dipusingkan dengan embel-embel Kristen? Jawab saya adalah karena seharusnya demikian. Sebagai anak-anak Bapa yang telah mengalami karya penebusan yang begitu mahal melalui kematian Tuhan Yesus (lihat 1Pet.1:18-19), kita harus selalu melihat tindakan kita menurut cara pandang Kristen. Atau lebih tepatnya menurut cara pandang Firman Tuhan. Jikalau kita hanya bicara mengenai berpacaran, maka nilai apa yang akan kita terapkan dalam pacaran tersebut?

Page 4 of 4