Wednesday, 17 January 2018

Articles

Rekan-rekanku sebangsa dan setanah air. Kita perlu mendoakan agar semua rakyat Indonesia TIDAK TERTIPU dengan massa yang berkumpul 4 November kemarin. Dari beberapa wawancara di media, ada beberapa hal yang patut diwaspadai.

1. Beberapa pembicara di media sepertinya ingin mengorbankan pak Ahok agar ditangkap, diadili. Alasannya, karena itu adalah tuntutan massa, rakyat. Tentu saja itu salah! Rakyat mana yang dimaksud? Anda dan saya adalah rakyat juga. Kelompok yang disebut Teman Ahok juga rakyat. Kita tidak setuju Ahok ditangkap dan diadili. Jumlah kita jauh lebih banyak dari yang membenci Ahok. Teman Ahok saja bisa jutaan orang. Sekiranya semua Teman Ahok dan umat Islam yang sangat mendukung Ahok jadi gubernur turun ke jalan, maka bukan hanya Medan Merdeka Barat dan Monas yang dipenuhi orang, tapi bisa-bisa seluruh Jakarta. Sekiranya PDIP dengan warna merahnya siap mengerahkan massa pendukung Ahok, semua wilayah DKI bisa berubah jadi merah menyala. Mau? Jika mau, saya akan ikut berpawai damai seperti ketika PDIP merebut suara terbanyak di DKI. Beberapa hari ini memang lagi suka memakai TShirt Teman Ahok yang kubeli sekali tiga sekitar 9 bulan yang lalu.

Read more: SEKIRANYA TEMAN AHOK DAN PENDUKUNG PAK AHOK BERDEMO

Rekan-rekan ytk, sementara demo yang disebut oleh TV sebagai aksi damai masih berjalan sekitar satu jam lagi (sampai jam 18.00 izin dari pemerintah), sungguh brsyukur, semua berjalan baik. Bapa surgawi menjawab doa-doa kita bersama.
Sambil menunggu pelayanan selanjutnya malam ini di RPK, saya mau berbagi beberapa hal dari demo hari ini.

1. Allah kita mahakuasa, Dia sanggup mengendalikan kelaliman. Saya mengamati demo, kelihatan benar-benar terkendali. Unik sekali damai kali ini, kotoran sampah pun dipungut sendiri oleh pendemo. Tidak ada pengrusakan seperti biasanya. Sebagai orang beriman, kita patut bersyukur atas karya Allah tersebut.

2. Di pihak lain, kelompok-kelompok peneror yang menakut-nakuti serta tim dananya yg konon bermilyar, saya kira gagal total hari ini. Karena dalam kenyataannya, masyarakat Jakarta tenang, aman, damai. Saya naik mobil dari Selatan ke Pusat, lancar, damai, masyarakat juga kelihatan ceria.

Read more: KIRANYA KEBENARAN TETAP TEGAK

Jakarta, 28 Juni 2016
Nomor : 20.49/PHN/Ptas/VI/2016
Lampiran : Pembahasan dan Tanggapan
Hal : TANGGAPAN PERKANTAS ATAS 14 BUTIR SURAT PASTORAL PGI
tertanggal 28 Mei 2016

Kepada Yth,
Majelis Pekerja Harian PGI
Up :
1. Pdt. Dr. Henriette T. Hutabarat-Lebang, Ketua
2. Pdt. Gomar Gultom, Sekretaris Umum

Read more: SIKAP PERKANTAS NASIONAL

Rekan-rekan ytk, segala puji dan syukur kita panjatkan kepada Bapa di surga, Gembala Agung kita, yang terus menjaga dan memelihara hidup kita. Dengan adanya berbagai macam teror belakangan ini, khususnya dalam kaitannya dengan rencana demo hari Jumat 4 November 2016, saya ingin menyampaikan beberapa hal:

1. Mari tetap tenang, penuh damai dengan meyakini bahwa Allah perduli dan tetap terlibat dalam perjalanan bangsa kita, Republik Indonesia, termasuk DKI Jakarta. Mari kita renungkan dan hayati janji Tuhan Yesus Kristus yang mengaruniakan damai sejahtera sejati (Yoh. 14.27).

2. Mari terus berdoa dan semakin tekun berdoa, baik secara pribadi, kelompok-kelompok kecil (small group, cell group, KTB) dan ibadah di Gereja dan persekutuan-persekutuan. Mari kita renungkan dan hayati penegasan Alkitab berikut: "Doa orang benar bila dengan yakin didoakan, besar kuasanya (Yak. 5.16b). Kita doakan agar Roh Allah dan malaikat-malaikatNya diperintahkanNya utk mengawasi dan mengendalikan Jakarta dan seluruh daerah RI.

Read more: MARI TERUS BERDOA DAN BERJAGA

Saudara-saudaraku yang karena satu dan lain hal terlibat dalam perilaku LGBT, apa kabar kalian? Sebagaimana saya berkali-kali tuliskan dalam wall ini, saya mau mengulanginya buat meyakinkan kalian dalam beberapa hal :

Read more: SERUAN KEPADA SAUDARA-SAUDARAKU LGBT