Monday, 24 September 2018

2. Premillenium Historis

Pandangan ini mengatakan bahwa Kristus akan datang kembali untuk kedua kalinya dan bersama orang percaya akan memerintah selama 1000 tahun lamanya. Selain itu, kelompok ini juga percaya akan adanya dua kali kebangkitan orang mati. Pertama, pada permulaan parousia, yaitu pada awal millenium. Kebangkitan yang kedua adalah pada akhir millenium. Pandangan ini didasarkan pada Wahyu 20, di mana mereka berpendapat bahwa 1000 tahun adalah harfiah dan kebangkitan yang pertama pada ayat 6 adalah kebangkitan tubuh.

 

G.E Ladd yang mewakili kelompok premillenium historis, dalam artikelnya menulis, "The Bible that speaks of an actual millenium is the passage in Revelation 20: 1-6. Any millenial doctrine must be based upon the most natural exegesis of this passage. (Alkitab yang membicarakan adanya Millenium adalah Wahyu 20: 1-6. Setiap doktrin Millenium harus didasarkan pada penggalian paling wajar dari pasal ini). Kelompok ini juga berpendapat bahwa pada masa sebelum Millenium akan terjadi siksaan yang dahsyat, kekacauan dunia dan penderitaan yang hebat. Namun pada saat keadaan yang paling buruk ini, Kristus akan datang ke bumi dan mendirikan kerajaan seribu tahun. Menurut pandangan ini, masa tersebut adalah masa yang penuh damai dan kebenaran.

3. Post Millenium
Menurut pandangan ini, akan terjadi penginjilan yang hebat di bumi. Hal ini merupakan penggenapan dari Mat.24: 14, "Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahan-nya". Mereka ini percaya bahwa akan tiba masa emas Gereja. Doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus, "Datanglah kerajaanMu di bumi seperti di Sorga", akan sungguh-sungguh terjadi.
Pemerintahan Kristus, di mana Dia memerintah dalam hati manusia, akan terjadi secara sempurna dan bersifat universal. Itulah sebabnya pandangan ini disebut pandangan yang optimis. Erickson menulis, "In the postmillenial view, the millenium will be an extended period, but not necessarily a literal one thousand years". (Dalam pandangan post millenium, masa millenium merupakan masa yang diperpanjang, tetapi tidak
harus berarti 1000 tahun).

Menurut pandangan kelompok ini, dunia yang akan datang tidak memiliki perbedaan essensi dengan dunia sekarang ini. Dunia yang sekarang ini akan semakin berubah seiring dengan semakin menyebarnya Injil dan semakin banyak penduduk dunia menjadi Kristen. Kejahatan memang tidak hilang sama sekali, tetapi semakin berkurang hingga mencapai titik minimum. Keadaan ini adalah sebagai akibat semakin berubahnya hati manusia di bumi. Segalanya semakin baik, segala permasalahan yang terjadi akan diselesaikan. Periode ini akan diakhiri dengan kedatangan Kristus yang kedua disertai dengan kebangkitan orang mati dan penghakiman terakhir. Loraine Boettner- yang mewakili kelompok ini dalam artikelnya menulis, "The Kingdom of God is now being extended in the world through the preaching of the Gospel and the saving work of the Holy Sirit in the hearts of individuals, that the world eventually is to be Christianized and that the return of Christ is to occur a the close of a long period of righteousness and peace commonly called the millenium". (Kerajaan Allah sekarang ini sedang diperpanjang di dunia ini melalui adanya pemberitaan Injil dan karya keselamatan Roh Kudus dihati setiap orang. Dunia ini akhirnya akan dikristenkan, dan parousia akan terjadi pada akhir dari satu periode yang panjang yang penuh damai dan kebenaran, yang umumnya disebut millenium).
(bersambung)