Sunday, 27 May 2018

4. Amillenium

Anthony A. Hoekema, dalam ringkasannya terhadap posisi millenium membagi eschatology menjadi dua, yaitu: inaugurated eschatology dan future eschatology. Yang dimaksud dengan inaugurated eschatology adalah aspek kedatangan Kristus yang bersifat telah terjadi sekarang ini, yaitu dalam kurun waktu di mana gereja ada dan berkembang -era kabar baik.
Sedangkan yang dimaksud dengan future eschatology adalah aspek penggenapannya yaitu ketika Kristus datang yang kedua kalinya. Berkenan dengan inaugurated eschatology, Hoekema menyebutkan beberapa hal:

 

a. Kristus telah menang secara sempurna atas dosa, maut dan setan. Melalui kehidupan Kristus yang tanpa dosa dan kematianNya di kayu salib karena dosa-dosa kita, maka Kristus telah mengalahkan dosa. Melalui kematianNya serta kemenanganNya ketika Dia bangkit, maut telah dikalahkan. Kristus telah mengalahkan setan melalui ketaatanNya yang sempurna kepada Bapa dan menang atas berbagai pencobaan.

b. Kerajaan Allah memiliki dua sisi: aspek kekinian dan aspek yang akan datang. Kelompok ini percaya bahwa kerajaan Allah telah didirikan Kristus ketika Dia hidup di dunia ini dan sedang menuju kesempurnaannya pada hidup yang akan datang. Baca: Mat.12: 28; Luk.17: 20-21; Ro.14: 17; 1Kor.4: 19-20; Kol.1:13-14. Aspek yang akan datang:1Kor.6: 9: Gal.5: 21; Ef.5: 5; 2Tim.4: 18.

c. Meskipun hari terakhir bersifat akan datang, namun kita hidup sekarang dalam zaman akhir (hari-hari terakhir). Yang dimaksud dengan zaman akhir adalah zaman di antara kenaikan Kristus ke Sorga (setelah kedatanganNya yang pertama) dan kedatanganNya yang kedua kali. Baca: Kis.2: 16-17; 1Kor.10: 11; 1Yoh.2: 18. Baca juga tentang hari terakhir pada: Yoh.6: 39-40, 44, 54, 11: 24; 12: 48.

d. Sehubungan dengan Wahyu 20, tentang kerajaan 1000 tahun, kita saat ini hidup dalam kerajaan 1000 tahun. Di sini kerajaan 1000 tahun dimengerti mulai dari kedatangan Kristus yang pertama sampai kedatangan Kristus yang kedua. Pada masa ini, setan diikat dalam arti tidak dapat menghambat dan menyetop penyebaran Injil dan tidak dapat menipu bangsa-bangsa. Menurut pandangan ini, selama masa 1000 tahun ini jiwa orang percaya yang telah meninggal sekarang berada di Sorga. Mereka sekarang hidup dan memerintah bersama Kristus, sementara mereka menantikan kebangkitan tubuh mereka. Dengan demikian, masa millenium pada Wahyu bukanlah harfiah, tetapi mengatakan suatu periode yang cukup lama. Seribu tahun dianggap kelipatan 10, yang berarti menyatakan angka sempurna, jadi lama sekali. Bahkan ada yang berpandangan bahwa Iblis diikat selama 1000 tahun sebenarnya menyatakan kemenangan Kristus yang sempurna. Jadi, orang-orang mati (martyr) yang hidup kembali (Wahyu 20:4) dimengerti secara rohani (bukan kebangkitan tubuh). Mereka ini, yang secara rohani hidup, memerintah bersama dengan Kristus di Sorga untuk masa 1000 tahun.

Ada yang menafsirkan bahwa penulis kitab Wahyu, sebenarnya sedang menggambarkan orang-orang yang mati (martyr) dalam Kristus. Saat itu mereka mengalami kemenangan yang sempurna, memerintah di Sorga bersama Kristus. Dengan demikian, penglihatan ini memberi penghiburan bagi jemaat mula-mula yang begitu menderita karena iman mereka, juga menghibur mereka yang sedih karena anggota keluarganya menjadi martyr (meninggal karena kesaksian mereka). Dunia ini kelak akan diakhiri dengan datangnya Kristus yang kedua. Pada waktu itu akan terjadi
kebangkitan semua orang mati dan penghakiman terahkir.