Monday, 11 December 2017

I mau aku ka lokomaika'i, o ka Haku o Iesu Kristo...

Kalimat di atas adalah percikan dari berkat dlm bahasa Hawaii. Tadi pagi sy beribadah di Grj Keolahou Hawaiian Church. Orang2 Hawai memang santai. Itulah ciri khas yang terlihat dari Gereja ke-4 yg saya kunjungi selama di sini. Suasananya memang sangat santai. Pujian diiringi oleh tiga pemain gitar dan keroncong di depan jemaat. Kemudian, muncul enam orang remaja yang menari dan bernyanyi dengan pakaian warna warni. Saya melihat expressi ibadah yang memang lain sekali. Ketika ibadah dimulai, dengan ramah pemimpin pujian mengatakan: "Bagi yg mau mengabadikan dengan kamera, silakan. Anda dapat menjadi duta2 kami dengan menyebarkan apa yg terjadi di Gereja ini ke negara anda masing2", demikian seruannya.

Nampaknya mereka sadar betul bahwa Gereja mereka yg persis berada di sepanjang pantai dengan pemandangan lautan biru yang indah, ditambah lagi dengan anggota Gereja yang adalah orang2 lokal Hawaii, akan banyak dikunjungi oleh para turis.

Melihat kenyataan yang sedemikian relax, ketika saya dipersilahkan ke depan utk sharing, maka saya menggunakan kesempatan itu untuk membagikan Yoh.15:8 tentang pentingnya berbuah lebat. Saya juga meminta mereka mendoakan bangsa kita dan mengatakan bhw negara kita adl "the biggest Moslem population in the world". Rupanya, hal itu semakin mendorong mereka untuk mendoakan. Ketika selesai ibadah, bbrp anggota jemaat secara spontan mendekati saya dan menanyakan hal-hal tentang Indonesia.

Setelah ibadah, kami diajak oleh majelis untuk masuk ke ruang khurus untuk menikmati persekutuan sambil menikmati berbagai macam hidangan. Setelah itu, ibu majelis (Judi) mengantar kami ke tempat lain sekedar menghabiskan waktu hari Minggu, di mana ini merupakan Minggu terakhir bagi kami di sini sebelum kembali hari Sabtu ini. "Ke mana mau saya antar? Demikian tanyanya". Hal itu kembali menunjukkan kehangatan orang-orang lokal di sini.

Yah, begitulah, ungkapan beribadah bisa berbeda, yang penting tetap memuliakan Tuhan dan buahnya terlihat dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana ditunjukkan oleh ibu majelis tsb. Kiranya Bapa sorgawi terus memberkati umatNya di pulau yang sangat indah ini. Kiranya melalui mereka banyak orang, termasuk turis dimenangkan bagi kemuliaan Tuhan. Soli Deo gloria.-

Salam hangat,

Aloha,

MS