MARI KITA MEMBANGUN GEREJA YANG MEGAH.

#GerejaBukanGedungnya
#GerejaAdalahOrangnya
#AjaranYangBenar

1. Yohanes 2:19 (TB)
Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."

Wahyu 21:22 (TB)
Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.

2. Penelitian saya, baik di tingkat Master, maupun di tingkat doktor adalah dari Injil Yohanes. Karena itu, sebagaimana dituliskan dalam kedua ayat di atas (ketepatan keduanya merupakan literature Yohanes) pemahaman saya tentang Gereja sebagai tempat menyembah Allah sangat dipengaruhi oleh literature Yohanes.

3. Intinya, literature Yohanes mengajarkan bahwa Gereja bukan gedungnya, Gereja itu adalah Tuhan Yesus sendiri. Tema "bait Allah" (Yunani, Skene) telah dimulai dalam Yoh.1:14. Saya telah mendedikasikan satu buku khusus untuk membahas ayat penting tsb, yaitu dalam buku saya: Firman Menjadi Daging.

4. Meski demikian, saya harus mengaku turut kaget atas peristiwa terbakarnya Gereja GBI megah di Serpong. Saya tahu persis Gereja tsb, karena sering melewatinya jika khotbah di berbagai Gereja di sekitar itu. Kiranya Tuhan menolong dalam perbaikannya.

5. Syukur, dalam kondisi kebakaran yang sedemikian hebat, tidak ada korban jiwa. Terbayang, jika korslet kabel terjadi ketika ibadah sedang berjalan, berapa korban jiwa? Gereja sedemikian besar dengan pengunjung begitu banyak, bagaimana menyelamatkan diri?

6. Apa maksud saya dengan tema di atas? Agar fokus kita selama di dunia ini, khususnya semua pendeta TIDAK MEMBANGUN GEDUNG GEREJA, tapi membangun umat yang benar, ajarannya benar dan mendalam tentang Firman Allah.

7. Saya sedih melihat gedung Gereja yang terbakar. Namun, berjuta kali lebih sedih melihat pemahaman banyak Pdt dan pelayan yang salah tentang banyak hal, termasuk makna sukses.

8. Setahun lalu, seorang Pdt muda, sudah doktor (dari luar negeri) menulis dalam status FBnya foto2 pendeta2 sukses. Mata saya molotot melihat foto itu, terutama membaca isinya. Dia menulis bahwa pendeta2 tsb adalah pendeta2 sukses. Mengapa? Karena dalam sekian tahun sudah dapat membangun Gereja yang sedemikian besar dan megah!

9. Jika bangunan Gereja atau gedung megah menjadi ukuran sukses, maka Tuhan Yesus adalah 'pendeta' gagal, Yohanes Pembaptis yang sangat dipuji Tuhan Yesus itu juga pengkhotbah gagal. Mengapa? Karena selama hidup dan pelayanan mereka di dunia ini, mereka tidak berhasil mendirikan satu bangunan Gereja!

10 Demikian juga, jika ukuran kekayaan materi dan bangunan megah adalah ukuran keberhasilan, sukses, maka Tuhan Yesus salah menilai dan memuji Gereja di Smirna yang sangat miskin (Yunani Ptokhos) dan susah (thlipsis). Mari kita lihat pujianNya:

Wahyu 2:9 (TB) Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis.
===

11. Jika ukuran keberhasilan adalah gedung megah, maka Gereja GBI salah satu denominasi paling sukses di Indonesia. Tentu banyak manusia di Indonesia terbelalak matanya melihat Gereja GBI di Serpong yang terbakar itu. Gereja yang begitu megah, tinggi itu tidak mudah memadamkan apinya karena bangunan yang sedemikian tinggi.

12. Tapi itu hanya salah satu dari GBI. Bagaimana jika rekan2 semua melihat GBI Mawar Sharon di kompleks khusus Kelapa Gading, yang dibangun pak Jacob Nahuay itu?
Bagaimana pula jika Anda menyaksikan GEDUNG SANGAT SUPER MEGAH DI SENTUL, yg dibangun pak Niko N? Bagaimana jika rekan2 melihat Gereja JKI, the Holy Stadium di Semarang, yang dibangun pak Petrus Agung (alm)? Masih banyak gedung2 megah lainnya dipakai ibadah oleh GBI.

13. Jadi melihat ukuran gedung2 tsb, tentu tidak sedikit2 pdt2 muda (yang tanpa sadar cenderung melirik materi dan fasilitas) menyesuaikan teologinya, seperti Pdt muda tsb di atas.

14. Mengapa saya menulis berjuta kali lebih sedih pada poin 7? Karena pemilik gedung2 megah tsb memiliki masalah dalam ajaran Alkitab! Masih ingat pak Jacob N yang membangun GBI Mawar Sharon? Beliaulah Pdt sangat senior yg mengatakan bahwa Covid19 punya mata. Karena itu, dia tidak akan mendatangi orang percaya! Masih ingat pak Niko N dengan khotbahnya yg viral, menghardik Covid19? Dialah yg mengkhotbahkan bahwa Allah menghendaki semua orang berbahasa roh. Jika berbahasa roh, daya tahan tubuh bertambah 40%. Masih ingat jemaat JKI milik Petrus Agung dengan Gereja The Holy Stadium? Merekalah yang bernubuat dan berdoa membangkitkan gembala senior PA yang telah meninggal itu! Sekalipun PA telah meninggal di hari Minggu, namun mereka tidak mengakuinya. Mereka masih beriman bahwa PA akan hidup kembali. Untuk itu ribuan jemaat kumpul berdoa! Faktanya, PA tetap meninggal!

15. Jika melihat kenyataan di atas serta ukuran ajaran dan teladan Tuhan Yesus, maka tidak bisa disangkal, Gereja2 supermegah di atas adalah GEREJA BERMASALAH! Gereja RAPUH, SANGAT RAPUH. Mengapa? Telah terbukti mereka memiliki persamaan:

GEDUNG2 GEREJA SANGAT MEGAH TAPI AJARANNYA & KHOTBAHNYA TERBUKTI SALAH.

Fakta menunjukkan: Covid19 sampai kini masih mengganas! Ratusan anggota jemaat yang berbahasa lidah, jemaat GBI Bandung terinfeksi Covid19. Demikian juga, puluhan mahasiswa STT GBI Bethel terbukti positive Covid19 dan hampir ratusan lainnya harus dikarantinakan di asrama.

16. Apakah semua itu kebetulan? Apa yang dapat kita pelajari? Kiranya Tuhan menolong kita semua memahami maksud Tuhan dan tanda2 alam.

17. Mari terus bekerja sama & bekerja keras membangun umat yang kuat & MEGAH SECARA AJARAN & MORAL. MARI TERUS KITA DOAKAN & DUKUNG PDT DR. RUBIN ADI ABRAHAM, Ketum Sinode GBI baru yang terpilih. Tidak kebetulan, yang terpilih itu, walau masih muda, namun telah menunjukkan tanda-tanda yang baik dalam ajaran Alkitab. Hal itu terbukti dari kesungguhannya mengkritisi ajaran Erastus Sabdono bermasalah itu. Begitu serius, sampai menghasilkan puluhan lembar! (Lihat status saya yang lalu). Bersama rekan2 PDT GBI lainnya, kiranya pak KETUM diberkati Tuhan, berhasil mendidik teman2 PDT dan pelayan di GBI lainnya.-
Semoga.