TERLANJUR FANATIK, TIDAK BISA BELAJAR LAGI (3- penutup)

MS: Roberth J Mongdong dkk semua. Mari kita perhatikan ayat berikut. Sekiranya KELOMPOK BHS LIDAH TIDAK SALAH, SUBJEKTIF, MEMAKSAKAN BAHASA ROH DALAM TEKS MAKA SUDAH BERES. SAYANG, mereka memutar balikkan ayat2 ini seperti pak Robertb memutar balikkan 1Kor
14:1. Mari perhatikan nada2 negatif.

1 Korintus 14:21-23 (TB) Dalam hukum Taurat ada tertulis: "Oleh orang-orang yang mempunyai bahasa lain dan oleh mulut orang-orang asing Aku akan berbicara kepada bangsa ini, namun demikian mereka tidak akan mendengarkan Aku, firman Tuhan."
Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman; sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman.
Jadi, kalau seluruh Jemaat berkumpul bersama-sama dan tiap-tiap orang berkata-kata dengan bahasa roh, lalu masuklah orang-orang luar atau orang-orang yang tidak beriman, tidakkah akan mereka katakan, bahwa kamu gila?

1. Jadi ayat 21 menyatakan penghukuman, negatif. Itulah konteks Yesaya. Lihat ayat itu diambil dari sana.
2. Bahasa Roh tanda utk tidak beriman (negatif). Lihat dibandingkan dgn bernubuat. 3. Jika berbahasa roh, maka bisa dituduh GILA! (ayat 23). Lalu...??? :) :) :) Jugulisme

Sekiranya bapak masih bau belajar, maka ayat 21 sp 23 di atas SUDAH JELAS. Capek, habis waktu meladeni. Tapi bapak nggak sedikit pun mau belajar.

Saya mau menyampaikan kepada rekan2 yg masih terbuka.
1. Begitulah kelompok bahasa roh ini. MEREKA MEMAKSAKAN ayat2 agar sesuai TEOLOGIA MRK. MEMANG BAGI MRK INI TDK PENTING MEMAHAMI TEKS DALAM KONTEKS.

2.Kita lihat tadi, di awal diskusi. Saya tanya: "Apakah ke-20 karunia2 itu jika diminta, akan DIBERIKAN? DIA JWB JELAS: TIDAK, ITU SESUAI KEHENDAK ALLAH.
Pancingan saya berhasil. Mengapa saya tanya begitu? Karena sebelumnya dia menulis perintah Yesus dari Mat.7: mintalah maka akan diberikan. Sengaja saya langsung saya tanya spt di atas, yg dia jwb dengan benar. Nilai 100. Jika dia katakan "ya", maka bermasalah. Apakah semua rasul? Apakah semua mengadakan mujizat, dll?

3. Meski demikian, begitu bicara bahasa roh, maka pak Roberth J Mongdong ngotot bahwa bahasa roh HARUS! Kontradiksi, bukan?
(Selesai).