TERLANJUR FANATIK, TIDAK BISA BELAJAR LAGI: BAHASA ROH" (2)

#AwasAjaranSesat
#BahasaLidah
#Ngototisme

MS: Roberth J Mongdong omong kosong! Jgn pindah2 topik. Mana ditulis bahasa lidah sebagai sesuatu yg Tuhan rindukan pada 1Kor.14:1? Tunjukkan

RM: Mangapul Sagala
Karena pak DR. Sagala tidak berbahasa roh makanya tidak merasa karunia bahasa roh tersebut penting. Saya memahami untuk itu.

MS: Roberth J Mongdong Omong kosong lagi! Kita tidak bicara pengalaman individual tapi pengajaran!

RM: Mangapul Sagala
Ok. Terima kasih pak DR. Sagala. Saya tidak mau lanjut lagi. Nanti kalau kita ketemu Tuhan Yesus kita diskusi lagi dan tanyakan Tuhan Yesus. Stay blessed in our Lord Jesus Christ.🙏🙏🙏

MS: Ok deh, capek, anda TDK bisa menjawab satupun yg saya tanya dari pernyataan anda. 1. Di mana ada ayat mengatakan Allah merindukan setiap orang berbahasa roh. 2. Anda menunjuk 1Kor.14:1 padahal, di sana TDK ada bicara bahasa lidah. Yg jelas dikatakan bernubuat!

MS: Anda pun tidak menjawab apa motivasi Paulus menulis bahasa lidah pada pasal 12 & 14, mau mengajarkan, menganjurkan atau MENERTIBKAN KEKACAUAN BAHASA ROH?

MS: Roberth J Mongdong Berhenti mengacaukan jemaat! Jangan mengajar berdasarkan PENGALAMAN! Ajar berdasarkan prinsip Alkitab. Anda tidak paham hal2 yg anda katakan.

RM: Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.
1 Korintus 2:4‭-‬5 TB
https://bible.com/bible/306/1co.2.4-5.TB

MS: Masa mengatakan 1Kor.14:1 sebagai ayat utk bahasa lidah? Sudah jelas dikatakan bernubuat. Itulah inti 1Kor.12 & 14: bahasa lidah (yang TDK berguna utk umum hanya utk pribadi) dikontraskan dengan nubuat YG MEMBANGUN JEMAAT. Tapi anda dan kelompok anda SALAH MEMBACA PASAL2 ITU.

RM: Mangapul Sagala
Coba baca dengan baik apa salah ayat yang saya kutip...!? Atau pak DR. Sagala yang salah bacanya...!? Sudah dari awal saya katakan kita tidak akan ketemu karena pak DR. Sagala tidak berbahasa roh, jadi ya seperti ini. Ok pak DR. Sagala, terima kasih untuk waktunya dan pendapat2nya. Again and again...We have to agree to this agree in this matter. Stay blessed in our Lord Jesus Christ.🙏🙏🙏

MS: Roberth J Mongdong jelas Anda salah. Jawab pertanyaan saya. Jangan lari menanyakan pengalaman pribadi. Itu sangat naif dalam diskusi akademis.

MS: Roberth J Mongdong ini saya copy ulang. Ok deh, capek, anda TDK bisa menjawab satupun yg saya tanya dari pernyataan anda. 1. Di mana ada ayat mengatakan Allah merindukan setiap orang berbahasa roh.
2. Anda menunjuk 1Kor.14:1 padahal, di sana TDK ada bicara bahasa lidah. Yg jelas dikatakan bernubuat! 3. bukannya anda menjawab bahwa dari 20 karunia, belum tentu dimiliki? Mengapa berubah? Baca 1Kor.12:11.

Marihot H. Roberth J Mongdong Karena tidak bisa memberikan argumen yang BENAR maka berkelit adalah jalan terbaik... Kelit tentang "bahasa roh" hanya punya segmen kalian, dan "jangan menghakimi". Jamaknya, atau ujung-ujungnya adalah berakar dari teologia sukses atau teologi kemakmuran yang mendalihkan banyak hal dari Alkitab tetapi dengan setting dan konten yang tidak nyambung. Isi dan misi Alkitab sudah "direkayasa" untuk tujuan dunia, sehingga seolah keinginan mereka adalah nubuat atau suruhan TUHAN. Kesesatan yang sangat membahayakan dan berujung maut telah kalian tarikan. Akankah Anda akan seperti Pdt Benny Hinn dkk yang akhirnya menyadari kesalahan dan "katanya" sedang "turn around" atau berbalik ke Teologi Salib?

RM: Marihot Hutahayan
Baca baik2 argument saya di atas, pak. Silahkan saja bapak menuduh hal2 yang tidak saya lakukan. Saya hanya bertanggungjawab pada Tuhan Yesus bukan pada manusia. Sekali waktu masing2 kita akan memberi pertanggungjawaban iman kepada Tuhan Yesus.🙏🙏🙏

MS: Roberth J Mongdong Anda TDK baca baik2. Jangan suruh orang! Ketika rasul Paulus bicara karunia2 (jamak), maka dilanjutkan karunia BERNUBUAT. Sayang sejuta sayang, anda mengganti SENDIRI dengan BAHASA ROH! SALAH SERIUS, FATAL! Tapi itu terjadi, demi ASAL ADA JAWABAN.

RM: Mangapul Sagala pak DR. Sagala tolong baca komentar2 saya di atas terutama komentar terakhir tentang I Korintus 14:1. Apakah permintaan saya ini saya hanya tujukan supaya pak DR. Sagala hanya membaca komentar terakhir saya...!? Tidak tetapi semua komentar saya di atas saya mau bapak baca lagi terutama yang terakhir. Prinsipnya seperti itu yang dimaksud Paulus dalam I Korintus 14:1. 🙏🙏🙏

MS: Roberth J Mongdong buat apa mengacu ke 1Kor.14:1? Bapak salah! Tidak ada di sana satu katapun mengatakan bahwa Tuhan mau & merindukan semua berbahasa roh. Bapak masih ngotot? Belajar dong. Itu kesalahan pertama. Kedua, yg dikatakan adalah bernubuat. Tapi bapak katakan bahasa roh. Ketiga, bapak salah menangkap mengapa rasul secara khusus menyebut karunia BERNUBUAT! Bukan spt yg bapak tulis di atas. Tetapi rasul Paulus mengkontraskan bahasa Roh yg bermasalah di jemaat Korintus! Lalu mengarahkan ke karunia Nubuat yg jelas membangun jemaat. Terlalu banyak KESALAHAN BAPAK memahami 1Kor.12 dan 14. Sekiranya bapak mau belajar di FWG ini sangat baik. Sayang berjuta sayang...

RM: Bisa menjelaskan tentang rasa mangga luar dalam tetapi tidak pernah makan mangga sama saja bohong. Sama halnya bisa membahas bahasa lidah (bahasa roh) dengan baik tanpa mengalaminya sama juga bohong atau omong kosong.🙏🙏🙏

MS: Roberth J Mongdong Logika anda aneh! apakah bapak sudah pernah ke surga, ke neraka. Sudah pernah mati? Apakah karena belum pernah, anda diam tentang topik2 itu? BENAR2 ANDA NGOTOT & MENYEBALKAN! Anda hanya menghabiskan waktu saja! Salah masuk ke group.
(Bersambung)

Beberapa screenshot dapat dibaca: