EXPOSISI WAHYU 14: SIAPA 144 RIBU ORANG ITU?

Oleh: Pdt.Dr.Ir. Mangapul Sagala, M.Th
#AwasTafsiranSpekulasi
#LawanAjaranSesat

Di tengah-tengah banyaknya video spekulatif tentang "rapture" (pengangkatan) berdasarkan Kitab Wahyu, kiranya artikel ini menjadi berkat.
Sebelumnya, sudah dibahas bagian I & II (Wahyu 12 dan 13).
Selamat membaca & jadi berkat.

III.KEMENANGAN ANAK DOMBA (14:1-5)

1.Yohanes melihat Anak Domba berdiri di bukit Sion (1). Bersama Dia 144.000 orang, di dahi mereka tertulis namaNya dan nama BapaNya.

2. Terdengar suara dari langit bagai desau air bah...(2). Suara itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi. Mereka menyanyikan nyanyian baru (3-4). Tidak seorang pun dapat mempelajari nyanyian itu selain 144 ribu orang yang ditebus dari bumi.

3. Siapakah mereka ke 144 ribu tsb?

Mereka disebutkan memiliki ciri-ciri sbb: a.Tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan2, murni seperti perawan. b. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba ke mana saja pergi. c. Ditebus sebagai korban2 sulung bagi Allah. d. Di mulut mereka tidak ditemukan dusta (5).

Para penafsir juga memahami angka 144.000 ini secara berbeda-beda.

Pertama. Kelompok Saksi Jehowa (SJ) menunjuk kepada kelompok ‘elite’ rohani mereka.

Kedua. Ada juga yang menafsirkan ini kelompok rohaniwan khusus yang menolak untuk menikah (celibates and virgins) untuk mengejar tingkat kerohanian prima. Apakah itu berarti bahwa pernikahan dan sex sesuatu yang rendah?

Ketiga. Sebenarnya, jika melihat ciri-ciri di atas, semua tanda-tanda di atas mengacu kepada Gereja:

a. Gereja disebut Perawan dari Sion (2Raja 19:21; Rat.2:13);. Perawan Israel (Yer.18:13; Amos 5:2).

b. Gereja adalah pengikut Kristus yang setia: Mark.8:34; Why.2:10b

c. Gereja adalah umat yang ditebus dengan pengorbanan Kristus: Why.5:9

d. Gereja diperintahkan untuk taat kepada Allah, tidak berbohong (Zeph. 3:13; Mat.5:37).

Jadi, dengan seluruh sifat, karakter yang melekat kepada umat pilihan tsb, angka itu paralel dengan Gereja Tuhan, yang setia dan tidak mengenakan tanda dari binatang.

IV. SERUAN PARA MALAIKAT (14:6-13)

1. Yohanes melihat seorang malaikat terbang di tengah-tengah langit dengan Injil yang kekal (6). Malaikat itu menyerukan agar takut kepada Allah dan telah tiba penghakiman. (7). Seorang malaikat lain, malaikat kedua, menyerukan rubuhnya kota besar Babel (8). Malaikat ke-3 menyerukan penghukuman bagi yang menyembah binatang dan patungnya serta menerima tanda pada tangan dan dahinya. (9-11).

2. Penegasan Yohanes akan pentingnya ketekunan dan ketaatan kepada perintah Allah dan iman kepada Yesus (12-13). Yohanes melihat seperti Anak Manusia duduk di atas awan putih (14). Malaikat ke-4 keluar dari Bait Suci dan menyerukan bahwa sudah tiba saatnya untuk menuai (15). Dia yang duduk di atas awan mengayunkan sabitNya ke atas bumi (16)

Malaikat ke-5 keluar dari Bait Suci di sorga memiliki sebilah sabit tajam (17)

Malaikat lain, ke-6 datang dari mezbah dan memerintahkan memotong buah-buah pohon anggur di bumi...dilemparkan ke dalam (17-20). Semua tindakan malaikat pertama sampai ke-6 menyatakan kemenangan sempurna dari Allah dan umat pilihan. Dalam konteks Gereja perdana (mula-mula), kenyataan ini memberi penghiburan besar bagi umat yang menderita karena imannya.

Jadi TIDAK benar bahwa Wahyu pasal 6-19, di mana tribulation (aniaya) terjadi, Gereja tidak menderita. Ajaran pengangkatan memang TIDAK MEMILIKI DASAR ALKITAB YANG KUAT. BAHKAN KETIKA ALIRAN INI MENYEBUTKAN 1TES.4:16-17, di sini TIDAK dikatakan bahwa Gereja datang lagi ke bumi. Sebaliknya, demikianlah orang percaya SELAMA-LAMANYA bersama Tuhan di surga.

Soli Deo gloria.-