EXPOSISI WAHYU 12

Oleh: Pdt. Dr. Ir. Mangapul Sagala, M.Th

1. Rekan2 ytk, sehubungan dengan adanya virus pencabut nyawa, Covid19, yang telah menelan puluhahan ribu jiwa di seluruh dunia, mulai bermunculan ramalan2 seolah- olah akhir Zaman, atau masa Kerajaan Seribu Tahun (Millenium Kingdom) seperti Wahyu 20:4 akan segera tiba. Salah satu Kitab yang sering dikutip adalah Kitab Wahyu.

2. Memang, setiap kali ada malapetaka, seringkali kelompok tertentu, khususnya yang sering bernubuat (sering kali palsu), sering kali langsung mencocok-cocokkannya dengan kitab Wahyu. Salah satu pilihan adalah pasal 12. Mari kita perhatikan dengan baik. Kita harapkan tidak muncul penafsiran yang spekulatif, menguasai pemikiran dan iman kita.

3. KERANGKA PENGLIHATAN.
a. Kitab Wahyu adalah Kitab yang memuat beberapa penglihatan (vison) penting rasul Yohanes. (1:1)
b. Pertama kali Yohanes berpaling untuk melihat penglihatan 1 (1:12)
c. Penglihatan ke-2: sebuah pintu terbuka di sorga...(4:1)
d. Penglihatan ke-3 tujuh malaikat berdiri di hadapan Allah
e. Penglihatan ke-4. Terbuka bait Suci di sorga, kelihatan tabut perjanjianNya di dalam sorga (11:19).
f. Penglihatan ke-5. Membuka Bait Suci, Kemah kesaksian (15:5)
g. Penglihatan ke-6. Yohanes dibawa ke padang gurun, penglihatan seorang perempuan (17:3)
h. Penglihatan ke-7: sorga terbuka (19:11)
i. Penglihatan ke-8: Yohanes dibawa ke sebuah gunung yang tinggi dan melihat kota yang kudus, Yerusalem turun dari sorga (21: 10)
j. Penutup (22:20).

4. MEMAHAMI GAMBARAN DALAM WAHYU 12:1-6
Di sini dijelaskan bahwa Yohanes melihat tanda besar di langit:
a. PEREMPUAN (ayat 1)
b. NAGA MERAH (3)
c. SEORANG ANAK (5)

Siapa yang dimaksud dengan ketiga gambaran tsb?

PERTAMA, PEREMPUAN (ayat 1)
- Penampakan perempuan ini dimulai dengan frasa “tanda besar di langit” (1)
Kebesaran dan keindahannya digambarkan dengan tiga cara. Pertama, berselubungkan matahari. Kedua, bulan di bawah kakinya. Ketiga, sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya (1)
- Menghindari Naga besar, perempuan lari ke padang gurun (6). Tempat itu adalah tempat yang disediakan Allah. Di sana dia dipelihara selama 1260 hari. Bagaimana mengerti hal tsb? Philip E. Hughes menafsirkan bahwa ketiga gambaran tsb secara berturut-turut menyatakan: resplendent beauty, authority and royal status. Ketiganya mengacu kepada kemegahan perempuan sebagai Gereja (Umat) Tuhan di dunia ini.
-Hal itu sejajar dengan gambaran PB akan Gereja: Keindahan Gereja (Efesus 5:25-27); Kekuasaan (authority) Gereja: Luk.10:19; 24:49; .Mahkota Gereja: 1Kor.9:25;1Pet.5:4.

KEDUA, NAGA MERAH (ayat 3)
- Naga merah padam yang besar. Naga merah ini digambarkan dengan: a) berkepala tujuh, b) bertanduk sepuluh dan c) tujuh mahkota di atas kepala, d) Ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi.Naga berdiri di hadapan perempuan untuk menelan Anaknya.
-Menurut ayat 9, Naga Besar itu adalah: si ular tua, Iblis atau Setan, yang menyesatkan seluruh dunia. Semua gambaran tentang Naga tsb di atas menyatakan kehebatan dan kebesarannya, sangat menakutkan, “exceedingly strong” (Philip Hughes). Band. Dan.7:7. Adanya 7 kepala dan 7 tanduk menunjukkan kekuatan yang “sempurna’ (bandingkan Tuhan Yesus pada Why. 5:6). Adanya mahkota di atas tanduk menunjukkan bahwa dia adalah pribadi yang disembah sebagai raja oleh mereka yang mempercayainya (Yes.63:3; Why.9:11; 2Kor.4;4). Ekor naga menyeret 1/3 dari bintang-bintang (4) menunjukkan sejumlah malaikat pengikut si Iblis yang diutus ke bumi (band. 9:15,18).
- Namun, ini perlu kita camkan: sekalipun dia hebat dan sangat berkuasa, penglihatan Yohanes menyatakan bahwa dia dilemparkan ke bawah, ke bumi bersama-sama malaikat-malaikatnya (9).

KETIGA, SEORANG ANAK (ayat 5)

- Ia dilahirkan dari seorang Perempuan. Anak tsb akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi. Tiba-tiba Anak tsb dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhtaNya.
Apa maksudnya?
-Setan dan penguasa dunia ini selalu berusaha menghancurkan Yesus, Sang Anak Allah (12:17). Bandingkan sejak kelahiranNya. Sejak kelahiran Yesus, raja Herodes dengan sangat brutal membunuh anak-anak yang tidak bersalah, demi melenyapkan Sang Mesias, yang dikabarkan baru lahir (Mat.2:2, 16-18). Band. Kej.3:15.
- Namun Allah melepaskan Sang Bayi Yesus dengan kuasaNya yang ajaib. Kelahiran Yesus menjadi jalan keluar menghancurkan si Iblis dan pekerjaannya.
-Frasa “dirampas dan dibawa lari” kepada Allah dan ke takhtaNya mengacu kepada kebangkitan Kristus dan KenaikanNya ke sorga. Kata “dirampas” (5), Yunani adalah herpasthe (aorist, passive indicative harpazo, to snatch, to take away). Lukisan dalam ayat 5 menggenapi Mazmur Messianik, Maz.2:7-9; Yesaya 9:6dstnya. Pengalaman pemeliharaan Allah di atas dilihat sebagai sejajar dengan Elia (1Raja2 17:2 dst), di mana Allah melepaskannya dari ancaman Isebel.

-Apa maksudnya angka 1260?
Angka 1260 hari atau 42 bulan (11:2; 12:6; 13:5) dipahami secara harfiah oleh sebagian penafsir. Hal yang sama dapat didengar dari satu video Amir Tsafati: How close are we to the Mark of the beast? Namun, ahli PB, Philip Hughes dkk memahami hal itu tidak harfiah, tapi sebagai periode penganiayaan Gereja yang diizinkan Allah, “A period of limited duration which is short in comparison with the limitless eternity of peace and freedom that will follow in the new heaven and earth”.

5. PEPERANGAN ROHANI DI SURGA (7-9)
a. Peperangan rohani ini dipimpin oleh penghulu malaikat, Mikhael bersama-sama malaikat- malaikatnya melawan naga dengan malaikat-malaikatnya (7). Banyak penafsir melihat ini sebagai gambaran klimaks dari peperangan yang telah terjadi sepanjang sejarah Gereja. Syukur, bagian ini menggambarkan kekalahan kuasa jahat, naga dan malaikat2nya, sehingga mereka tidak memiliki tempat di sorga.
b. Mereka, naga besar, si ular tua, Iblis atau Setan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah, ke bumi bersama-sama malaikat2nya. Ini tidak berarti bahwa sebelumnya setan tidak di dalam dunia. Dalam kenyataannya, sebutan si ular tua, mengingatkan kembali peristiwa Taman Eden (Kej.3).
c. Si Iblis, setan itu juga disebut “menyesatkan seluruh dunia”. Sebenarnya, inilah yang dialami seluruh Gereja Tuhan di seluruh dunia. Perhatikan bagaimana Tuhan Yesus menggambarkan keberadaan Iblis tsb:. Dia adalah pembunuh manusia sejak semula...pendusta dan... (Yoh.8:44).
d. Dengan gambaran Iblis, Setan yang sedemikian, kuat, cerdas, sangat jahat, tidak ada kemungkinan manusia dapat bertahan dan melawannya. Kebenaran tsb sangat penting direnungkan dan dihayati! Karena itu, jika kelak hal itu menimpa orang percaya, satu-satunya cara adalah tetap tinggal melekat kepada Tuhan Yesus (Yoh.15:5; Yoh.10:10b). Belajar setia dari hal-hal kecil, mulai dari masa aman sekarang ini. Jika tidak, ketika masa kesukaran tiba, mustahil dapat bertahan dan setia. Pasti menyangkal Tuhan.
(bersambung)