PDT NIKO & PEPERANGAN ROHANI

Di satu status, tidak sengaja (ketepatan) saya membaca sebuah status yang mengkritisi pak Niko (video viral yang dikritik Pdt. Stephen Tong). Hal itu, berhubungan dengan PEPERANGAN ROHANI. Bagi rekan tsb -kayaknya juga bagi banyak orang- virus Corona, adalah virus, jangan dikaitkan dengan kuasa si jahat. Pemahaman ini sama dengan dua orang jenderal yang saya sebut dalam artikel saya yang telah saya posting, berjudul Peperangan Rohani (silakan dilihat kembali posting tsb).
Status itu, perlu dijawab. Kesalahan, disengaja atau tidak, dapat menyesatkan. Lebih lagi, si jahat (kuasa gelap) dapat mengambil untung. Memang, salah satu kemenangan si jahat adalah bila umat TIDAK menyadari kehadirannya, bahkan menyangkalinya!

Ini saya copy paste jawaban saya kepada orang tsb.
Kiranya berguna bagi kita semua.
Salam peperangan rohani.
=========
Marbun Tolop, pembahasannya baik.
Namun nampaknya ada yang missing. Perkenankan saya bertanya? "Apakah anda memiliki kehidupan doa yang baik dan hidup? Jadi, bukan sekadar tutup mata, lalu keluar doa2 dari mulut, berasal dari pikiran. Namun, lebih dari situ. Saya sulit menuliskannya.
Tapi jika anda pendoa syafaat, akan paham yang saya maksud. Di sanalah hamba2 Tuhan, pendoa syafaat HARUS MEMAHAMI MAKNA EFESUS 6:10 dst. Itulah peperangan rohani. Gagal memahami itu, maka sulit masuk ke dalam peperangan rohani yg benar. Dengan jelas di sana rasul Paulus mengatakan bahwa kita bukan melawan darah & daging. Artinya materi yg kelihatan. Tetapi melawan roh-roh jahat di udara, penghulu dunia yg gelap. Di sinilah PENTINGNYA PENGALAMAN ROHANI. Jika TDK, maka kita hanya dapat berjuang di level materi. Pasti gagal! Mengapa Tuhan Yesus menghardik iblis pada Mat.16:23? Padahal, dalam alam nyata (sebutlah materi), bukankah Petrus yg bicara? Fw. Matius 16:23 (TB) Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
========
Di situlah peperangan rohani terjadi. Tuhan Yesus sanggup melihat melampaui alam nyata (materi), masuk ke alam roh (ingat peperangan rohani, bukan materi). Nah, jika iblis (kuasa gelap) bahkan bisa memakai seorang rasul, yaitu Petrus, apakah si jahat tidak bisa memakai Covid19? Catatan: Petrus, bukan iblis, tapi Iblis memakai Petrus. Tuhan berhasil menghardik iblis yg tidak kelihatan itu. Demikian juga, kita akan gagal dalam peperangan rohani bila kita hanya mampu melihat di level materi, hanya virus. Kasihan para dokter dan suster yg berjuang dan TDK sedikit yg korban. Bahkan mati. Sungguh bersyukur, seminggu terakhir ini, semakin banyak menyadari akan peperangan rohani di balik Corona. Semakin banyak yg berdoa dan berseru, berserah kepada Tuhan & menghardik si jahat. Hasilnya, kemarin, pasien sembuh hampir triple (28:11). Hari ini, jumlah total yg sembuh hampir sama dgn yg meninggal. Padahal sebelumnya, double, yang meninggal jauh lebih banyak. Kebetulan? Bagi pendoa syafaat, mengatakan jawaban doa. Bagi pdt-pdt dan pelayan, belajar BUKAN HANYA TEOLOGIA. Setan dan kuasa gelap TDK takut dengan sarjana atau master bahkan doktor teologia! Dia takut kepada anak2Nya yang memahami dan terlatih dalam peperangan rohani. Kenali dan sadari hadirnya si jahat, ketahui (peka) cara kerjanya. Ketahui bagaimana melawannya.
Jika TDK, si jahat akan menang! SMG berguna.