BAGI SEMUA PENDOA SYAFAAT YTK. TINGKATKAN PEPERANGAN ROHANI

Oleh. Pdt. Dr. Ir Mangapul Sagala,M.Th

1. Rekan2 ytk, sudah baca berita di bawah? Tertulis:

Tingkat kesembuhan Covid19 MENINGKAT.

2. Puji Tuhan, praise the Lord. Berita di atas dikirim teman sore ini. Selain itu, juga terlihat makin banyak pihak yang terlibat membantu pemerintah. Bersyukur swasta dan perorangan makin terlibat secara nyata.

3. Mari terus tingkatkan doa syafaat kita.
Mari kita sadari, Iblis/roh jahat dapat melakukan apa saja melaksanakan kehendaknya. Saya yakin, bagi semua pendoa syafaat, laskar2 doa dari berbagai denominasi Gereja, pasti menyadari/peka akan adanya peperangan rohani ini. Saya dan istri makin merasakan kesehatian kami dalam doa, demikian juga dia dengan groupnya.

4. Kiranya kita berdoa lebih spesifik, strategi yang benar. Untuk itu, ada beberapa saran praktis.

Pertama, terus kumpulkan kekuatan rohani. Misal, jangan membuang-buang waktu di depan TV (kecuali ada yg perlu). Apalagi bermain games, sekadar mengisi waktu. Jangan. Ini bukan waktu terbaik bermain games. Mana mungkin laskar Allah menikmati games di tengah2 banyaknya korban jiwa? Mustahil! Jika ada yang seperti ini, mungkin menandakan ciri Kristen tertentu (maaf).

Kedua, saran di atas dapat dilakukan dengan memuji Tuhan, membaca Alkitab/merenungkan ayat hafalan, mendengar YouTube rohani. Misal tentang peperangan rohani. Setelah itu, kembali ke ruang doa.

Ketiga, usahakan memilih jam doa pada kondisi tubuh terbaik. Dengan demikian, konsenterasi doa dapat lebih tajam dan lebih lama. Ingat, ini bukan sekadar mengucapkan satu dua pokok doa dari otak. Tetapi meneriakkan pokok2 doa dari roh/batin kita.

Keempat, biarlah jelas kita tahu di mana musuh berada, apa yang menjadi sasarannya. Sesuai itu, mari kita arahkan panah doa kita ke sana. Kita bagi doa kita dua bagian besar. PENYERAHAN. Kita serahkan diri, keluarga, rekan2, pemerintah, swasta, para media, pasien... keluarga yang berduka. Kiranya mereka dibungkus dengan doa-doa kita dengan darah Kristus yang berkuasa.
Selanjutnya, PERLAWANAN. Sebagaimana teladan Tuhan Yesus, kita enyahkan/usir kuasa jahat/setan dalam doa2 tsb. Kita taati perintah rasul Petrus agar melawan dia si jahat dengan iman yang teguh. Mari kita simak Firman Tuhan berikut:
1 Petrus 5:8-9 (TB) Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
LAWANLAH dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama."

Akhirnya, mari kita BEKERJA-SAMA & BEKERJA KERAS melawan Covid19, menjadi berkat bagi bangsa Indonesia.-