SELINGAN. ALLAH ANAK ATAU ANAK ALLAH.

1. Kamis lalu, dalam perjalanan ke rumah saya dengar 2 atau 3 orang ceramah dari radio RPK. Mereka semangat sekali. Rame. Kalau nggak salah, salah satu namanya JT.

2. Dengan semangat JT menyerang pemahaman adanya Pdt, teolog yg mengatakan Allah Anak. "Apa itu Allah Anak? Yang benar adalah Anak Allah. Itu yang Alkitabiah...", demikian kira2 seruan JT.

3. Terus terang, saya kecewa! Yang memahami teologia dengan baik, pasti tidak setuju dengan JT. Tapi yah, begitulah mungkin dia diajar dosennya. Sekitar 5 tahun lalu, saya juga sudah baca artikel atau tulisan YR, mantan Muslim, mengatakan hal yg sama.

4. Benar, di Alkitab tidak ada Allah Anak, yang ada adalah Anak Allah. Tapi itu tidak berarti salah. Di Alkitab juga tidak ada istilah Allah Tritunggal. Apakah itu salah? Yang penting ajaran itu ada, meski istilahnya tidak ada.

5. Mengapa disebut Allah Anak? Karena Anak Allah itu adalah Allah juga, oknum kedua Tritunggal.
Maka, untuk membedakannya dengan Allah oknum pertama, disebutlah Allah Anak. Sedangkan oknum pertama, Allah Bapa.

Semoga jangan terlalu cepat menertawakan orang lain. Mungkin kita sedang menertawakan diri sendiri. Karena ternyata ilmu kita belum nyampe ke sana. Kalau di kampung dulu disebut: "Ndang sahat dope hali-halim tu si". (Perhitungan kali-kalian nya belum nyampe" :)

Cat: selingan agar tidak terus mikirin Covid19