SURAT TERBUKA KEPADA PAK GILBERT

BUKAN HANYA BEDA PENEKANAN. TAPI MEMANG BENAR2 MENYIMPANG.
#AwasAjaranMenyimpang

Saya tidak tahu berapa yang menyaksikan video di bawah. Dikirim seorang teman. Diposting di group sebelah. Ramai menanggapi. Banyak yg kecewa, banyak juga yg membela.
Tanggapan saya setelah menyaksikan video ini saya tuliskan bagi yang mau dan terbuka.

1. Kedua orang ini sangat kaya.
Wajar, Lebih dari 20 tahun yang lalu, seorang teman menyampaikan honor terendahnya sekian. Saya harap, tidak ada alumnus, binaan dari STT Trinity yg menetapkan honor ketika diundang khotbah. Mengutip istilah rasul Paulus, "celakalah" kalian (alumnus STT Trinity) jika berani berbuat demikian.

Karena mereka sangat kaya, banyak hal yg dapat diperbuatnya, yg belum tentu bisa dilakukan ribuan pendeta lainnya. Semoga semua dilakukan dalam kejujuran bagi kemuliaan Allah, bukan bagi diri. Buktinya? Setelah dikeluarkan dari STT Betel, dia beli STT di tempat X, dia jadi pimpinannya.

2. Sekarang saya makin jelas mengapa banyak FPE, Front Pembela Erastus (istilah pak Esra Soru) menggunakan diksi, kosa kata yg sama ketika mau membela pak Eras. Rupanya pak Eras juga menggunakan itu. Atau sudah disiapkan?

Pertama, soal menghakimi. Eras mengatakan hanya Allah yg layak menghakimi.
Rupanya Eras lupa, atau demi membela diri, melupakan salah satu perintah Allah, yaitu mengoreksi, meluruskan ajaran yg menyimpang.
Dari banyak perintah, ini salah satunya:

2 Timotius 2:14 (TB) Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu dengan sungguh-sungguh kepada mereka di hadapan Allah, agar jangan mereka bersilat kata, karena hal itu sama sekali tidak berguna, malah mengacaukan orang yang mendengarnya.".

Ketika perintah di atas dilakukan, itu bukan menghakimi. Nampaknya pak Eras dan FPE nggak paham makna kata 'menghakimi'.

Kedua, pak Erastus mengatakan "Jangan ngurusin orang lain". Itu juga kalimat2 yg dikatakan FPE. Lalu menggelitik sekali, Erastus mengatakan, "Orang yang sibuk ngurusin orang lain, pasti Gerejanya, pelayanannya tidak beres, tidak berkembang". Kira2 itu dikatakannya.
Sebenarnya, saya yakin, rekan2 Pdt berlelah-lelah membaca, memikirkan dan menanggapi video/youtube Erastus, bukan karena TDK ada kerjaan. Mereka sibuk. Juga bukan karena jemaatnya tidak ada, kecil atau sejenisnya. Sangat sombong mengatakan kalimat spt itu. Termasuk GL! Hati2 jatuh pak!

Mengapa mereka melakukan itu?,
Itulah kesadaran akan pentingnya ajaran. Itu perintah Alkitab: jangan sesat! Hati2 terhadap penyesatan. Jika ada yg menyimpang, luruskan! (Mark.13:3,5,9; 1Tim.4:16; 2Tim.2:14; Yudas).

Ini peringatan keras Tuhan Yesus:
Matius 18:6
"Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.

3. Di mana penyimpangan ajaran pak Erastus? Bagi yang mau mendengar langsung videonya, juga video tanggapannya, tentu jelas.
- Erastus mengatakan bahwa di Alkitab PB, Yesus tidak pernah disebut Allah.
- Yesus mati 2x, sebelum mati di kayu Salib, Yesus sudah mati sekali. Rupanya, dia salah memahami ajaran "pengosongan" diri Yesus (Fil 2:6-7). Dia mengatakan, Allah membunuh Yesus, Allah mengosongkan Yesus, membuat Yesus kehilangan memorynya. Dstnya.
- Erastus juga salah memahami Allah Tritunggal. Menjadi Dwitunggal!
- Erastus juga menulis bahwa selain Yesus, Lucifer adalah juga Anak Allah.
- Semua hal di atas dapat didengar dari YouTube, juga dapat dibaca dari buku2nya.
- Erastus juga menafsirkan mimpi basahnya, yaitu bercumbu dengan perempuan cantik, menjadi bermakna teologis. Dia katakan, perempuan cantik itu adalah Roh Kudus. Lalu dia menikah, lahirlah anak kepala bonyok. Artinya, muncul jemaat yg tidak sempurna. Jadi, jemaat GSKI itu dilahirkan Erastus bersama Roh Kudus? Lalu, jemaat GSKI itu adalah symbol anak kepala bonyok itu?
- Banyak kekacauan lainnya.

4. Jadi, kekacauan pengajaran pak Erastus sangat jelas. Itu bukan fitnah. Jika ada pihak yang mau, mampu mempertemukan saya dengan pak Eras, di tempat terbuka atau tertutup, saya siap membantu meluruskan ajaran2 itu.
Apakah pak Gomar Gultom, KETUA PGI mau mendengar penyimpangan2 pengajaran itu di kantor PGI? Atau di mana? Silakan kontak saya.

5. Jadi, sekali lagi, saya, pak Esra, MYM dan banyak lainnya sedang mengkritisi ajaran menyimpang dari pak Erastus. Sejujur-jujurnya, kami TDK MEMFITNAH PAK ERASTUS. SAYA SENDIRI SEJAK LEBIH DUA TAHUN YL MENDENGAR AJARAN2 ERASTUS YG KELIRU DI RPK. SAYA MENDOAKAN AGAR TIDAK MAKIN MENYIMPANG. SAYA JUGA MENULIS KE TIM ATAU MANTAN TIM PAK ERASTUS spt pak Anggiat Panggabean, Haposan Sihaloho, dll, tentang kekacauan pengajaran itu. Sudah lamaaa saya minta pak Anggiat mengatur pertemuan dgn Erastus.

6. Jika kami berjerih lelah mengkritisi, meluruskan sebagaimana perintah Firman Tuhan tsb di atas, mengapa pak Eras MEMFITNAH KAMI DENGAN MENGATAKAN KURANG KERJAAN? JEMAAT TIDAK BERKEMBANG DAN SEJENISNYA? SIAPA YG SEBENARNYA MEMFITNAH?

7. Penyimpangan ajaran itu telah diketahui oleh sinode GBI. Itu sebabnya, komisi teologia Sinode GBI mengeluarkan surat khusus mengenai ajaran pak Erastus. Surat yang terdiri dari kira2 sepuluh lembar itu dikirim pejabat GBI kepada saya. Setelah membaca dengan teliti, surat itu jelas menunjuk penyimpangan ajaran Erastus.

8. Pimpinan Perkantas pun, bapak Peter meminta saya menanggapi penyimpangan itu. Mengapa? Karena beberapa alumni binaan Perkantas mengikuti ibadah GSKI itu.

9. Mengapa GBI tidak memanggil Erastus? Menurut rekan, petinggi GBI, komisi Teologia Sinode sudah siap memanggil Erastus. Namun dia menolak. Alasannya, karena ajarannya makin berkembang (Bisa didengar di YouTube). Link itu pernah saya tulis di status ini, dengan komentar "Berkembang ke arah yang salah".

10. Lalu mengapa Erastus keluar dari GBI? Bukankah dia juga sebelumnya keluar dari GTI? Menurut petinggi di atas, jika tidak mau diluruskan, maka apa lagi? Logikanya, yah keluar. Tentu lebih terhormat keluar daripada dipecat.

11. Ketika saya tahu bahwa akhirnya ES mendirikan sinode baru, langsung saya kontak petinggi di atas. Mengapa dikasih? Bukankah dia makin menyimpang dengan tidak ada yang mengontrol? Kekuatiran saya tsb menjadi kenyataan. Di GSKI tidak ada yg berani dan mampu mengoreksi ES. Jika ada yg berani, spt kata pak Anggiat, belum tentu didengar. Malah dikucilkan! Wajar, jika sinode GBI saja tidak didengarkan, siapakah Anggiat, Esra Soru, MYM dll?

12. Jika memang tidak didengar, buat apa capek2 menanggapi?
Inilah jawabannya. Silakan disimak dengan hati dan pikiran terbuka.

Jika pak ES dan ribuan jemaat GSKI, khususnya Front Pembela Erastus TDK mau mendengar kami, silakan. Kami tidak memaksa. Tapi jangan balik memfitnah kami seolah-olah kami kurang kerjaan, menghakimi, dll.

Kami akan tetap tekun melawan dan mengoreksi segala pengajaran dari siapapun. Itu kami lakukan DEMI JUTAAN UMAT TUHAN YG MASIH TERBUKA.

13 Sebelum IR dipecat sebagai Pdt. GKI dan dikeluarkan dari STT Jakarta, saya pun berlelah-lelah melawan ajarannya yg menyimpang. Ketika IR menulis di Kompas bahwa Yesus TDK bangkit, hari yang sama saya melawan dengan menulis di situs mangapulsagala.org. Puncaknya, saya hadir di seminar yg dipimpinnya di GKI Cinere. Saat itu saya katakan tegas bahwa IR menyimpang!

Banyak contoh lainnya, halaman terbatas memuatnya.
Saya sendiri bahkan sudah menulis surat terbuka kepada PGI, yang tahun lalu, melalui pak Gomar menerbitkan surat edaran membela kaum LGBT. (Tanggapan saya silakan dibaca di situs www.mangapulsagala.org juga dapat dibaca di situs PGI.

14. Itulah perintah Kitab Suci, khususnya bagi kami yg telah dikaruniai studi bertahun-tahun di tempat2 para raksasa teologia menimba ilmu, seperti di Cambridge, Roma.
Apakah anda tahu bagaimana Bapak Gereja Athanasius berkali-kali dibuang dan dikucilkan oleh Kaisar karena melawan ajaran Arianisme? Itu adalah ajaran yang menyerongkan ajaran penting Gereja: Allah Tritunggal.

15. Apakah Athanasius KURANG KERJAAN? APAKAH ATHANASIUS diam terhadap kesesatan Arius dan Arianisme karena takut dituduh menghakimi? Apakah dia diam dan menyerahkannya kepada Roh Kudus? TIDAK!
Dia berjuang mati-matian, walau Arianisme dibela Kaisar, penguasa mutlak ketika itu.

16. Syukur, Athanasius mau repot2, berjuang demi kebenaran Allah Tritunggal.
Sekiranya dia egois, hanya memikirkan kenyamanannya, KE MANAKAH ARAH GEREJA KINI? Apakah standard ajaran Tritunggal? Sayang, Erastus tidak paham hal2 penting Tritunggal tsb.
Lebih menyedihkan lagi, ketika pak Esra dkk mengkritisi, dia berkelit. Seperti di video kedua, klarifikasi, dia katakan tidak bermaksud mengatakan Yesus bukan Allah (Theos), tapi bukan ho Theos (the God, pakai artikel). Itu namanya bersilat lidah! Itu tidak boleh, sebagaimana diperintahkan Firman Tuhan di atas (2Tim.2:14).
Sebenarnya, klarifikasi itupun SALAH juga. Di Perjanjian Baru jelas ada dikatakan Yesus sebagai "the God" (ho Theos). Ketika Tomas menyerukan kepada Yesus yg bangkit itu, "Ya Allahku...", di sana dituliskan ho Theos mou.
Terlihat betapa sederhananya pemahaman pak Eras dalam Yunani. Karena itu, melakukan kesalahan di tempat2 mendasar!

17. Akhir kata, pak Gilbert SALAH ketika mengatakan dalam video ini bahwa pak Eras hanya beda penekanan!
Hati2 anda membela ajaran yg sudah kacau. Itu berarti anda mendukung. Memang dia adalah mantan dosen anda. Tapi jangan membela kesalahan. Baca dan hayati 2Tim.2:14 di atas.
Semoga pak Eras dan pak GL makin lurus berteologia, juga berperilaku (1Tim.4:16).
Terutama, kiranya jutaan umat Tuhan di Indonesia terbina dengan baik.

Soli Deo gloria.