JUJUR DONG

PAK ERASTUS YTH: JUJUR DONG. ITU KEHARUSAN BAGI SEORANG PDT.
APA HARUS BERBOHONG MELAKUKAN MARKETING DIRI? JANGAN BEGITU, PAK.

REKAN2 YTK, memang pak Erastus ini pintar berkelit. Nggak enak menulis BERBOHONG!

Bagi pembelanya, tolong sampaikan agar Eras belajar jujur. Itu tuntutan utama seorang pendeta! Boleh tidak pintar, tapi harus jujur. Boleh tidak hebat karunia, tapi harus jujur. Silakan rekan2 amati video2nya yg ditanggapi para rekan pendeta.

Ini buktinya.
1. Perhatikan soal TRITUNGGAL yg viral. Kemudian, dia klarifikasi di video bahwa dia tidak mengajarkan dwi tunggal. Padahal, itu jelas tertulis dalam bukunya Tritunggal Menurut Alkitab. Silakan rekan2 baca. Juga jelas dalam videonya. Silakan dengar.

2. Dia mengajar bahwa Yesus bukan Allah, kata Allah itu hanya Bapa. Setelah viral, plus ada video pak Esra Soru menyanggah, dia klarifikasi. Dia katakan bahwa yg dia maksud bukan itu. Tapi Yesus tidak pernah disebut ho Theos dengan artikel "the" (ho). Padahal, video sebelumnya jelas dia katakan begitu. Dia malah jelas menulis di kertas pengganti white board. Bahkan klarifikasinya pun SALAH. Mengapa? Yesus juga disebut ho Theos dalam PB.

3. Soal Yesus mati dua kali. Setelah bbrp video pdt menanggapi, klarifikasi lagi. Apa maksud pak Eras berkelit terus? Seorang hamba Tuhan TDK boleh berkelit lidah. Kejujuran, mutlak diperlukan. Hamba Tuhan, boleh tidak pintar, tapi dituntut kejujuran!

Kiranya Tuhan Allah, Pemilik jemaat sejati, mencegah umat agar tidak tersesat!