QUO VADIS PAK ERAS?

MOHON PAK BELAJAR YANG BENAR.
#AjaranSesat

Pentingkah ajaran yang benar?
Banyak orang masih ragu soal pentingnya ajaran benar. Itu sebabnya, ketika sejak lebih dari dua tahun yang lalu saya mengkritisi ajaran2 pak Erastus yang mirip ajaran Bidat (Bidat, ajaran yg menyimpang dari ajaran utama), beberapa pendukungnya, malah marah dan menulis dengan berbagai fitnah.

Rupanya, Eras semakin bebas berceramah, tanpa didasari ajaran yg bertanggung jawab. Lihat video pak MYM (Pdt. Muriwali) di bawah. Menurut yang saya amati, setidaknya 4 video dari PDT-PDT yang dengan serius mengkritisi ajaran pak Eras yang dapat dengan mudah dibaca dari buku2nya dan didengar dari video2 di YouTube. Termasuk yg tekun mengkritisi di YouTube adalah pak Esra (beda susunan huruf ya? Bukan pak Eras :)

1. Dalam video di bawah, Eras mengkhotbahkan bahwa Yesus mati dua kali. Rupanya pak MYM dengan pak Esra gelisah dengan ajaran ini. Karena itu, mrk sampai membuat YouTube. Sebenarnya, tahun lalu saya sudah menyinggung masalah ini dalam status saya.

2. Tahun lalu saya menulis bahaya ajaran Tritunggal yang ditulis pak Eras, yang SANGAT JELAS SALAH, MENYESATKAN. Ajaran itu, adalah ajaran bidat pada masa lampau. Dalam konteks itulah saya juga menyinggung ajaran Kristologi pak Eras yang salah. Dalam buku pak Erastus, Tritunggal Menurut Alkitab, dituliskan bahwa Allah membunuh Yesus! (Lihat video di bawah).

3. Pak Esra dan Pak MYM benar dalam kritiknya terhadap pak Eras. Banyak juga rekan2 pendeta yang sangat kecewa terhadap ajaran2 pak Erastus. Seperti kritikan Pak MYM, ajaran Tritunggal pak Eras menyesatkan, demikian juga ajaran Kristologi dan Roh Kudus. Jadi, sekalipun judul buku pak Eras TRITUNGGAL MENURUT ALKITAB, maaf, yang diajarkannya justru MENYIMPANG DARI ALKITAB. Namun, kaum awam mungkin sulit menangkap penyimpangan itu, karena di setiap halaman dapat ditemukan kalimat2 yang kontradiksi, yang satu benar, yang lainnya salah. Jadi kedua pernyataan yg bersifat BENAR & SALAH ada pada buku tsb. Dengan demikian, jika ada kritikan, penulis serta para pendukung2nya dapat membela dengan pernyataan2 Eras yang benar.

4. Mungkin ada yang bertanya, "Mengapa kedua pernyataan yang kontradiksi itu bisa terdapat pada buku yang sama"? Nampaknya, bukan disengaja. Tapi, terlihat kelemahan pak Erastus memahami kalimat2nya sendiri. Memang, logika beliau tidak termasuk menonjol, sekalipun bergelar doktor. Jadi, yang belum sempat menjadikan pak Eras sebagai idola atau 'setengah dewa' (istilah yang diberikan teman2 di satu group LB3), waspada! Sebaiknya, tidak usah mendengar video2 pak Eras yang berkait doktrin. Sedangkan yang bersifat praktis, silakan.

5. Terimakasih untuk rekan2 yang mendalami teologia, serta tekun memberi masukan kepada pak Erastus, baik oleh pak MYM dan Pak Esra Soru, dkk. Semoga ES masih mau mendengar.

6. Sedikit masukan soal ajaran Kenosis (mengosongkan diri), Fil.2:6-7, memang jelas pak Erastus salah. Benar pak MYM, Yesus yang adalah Logos, jelas adalah Allah sendiri (Yoh.1:1). Tidak pernah Yesus tidak menjadi Allah. Tindakan Inkarnasi Yesus (Yoh.1:14), sebenarnya, bukan pengosongan, tapi penambahan, yaitu RUPA HAMBA (Fil.2), stay daging (sarx) ke dalam Ke-AllahanNya (Yoh.1:14). Lihat buku Prof. JI Packer, Knowing God, pada bab God Incarnated (bab 7?). Soal istilah Kenosis (Ekenosen), dapat dengan jelas dibaca pada buku hasil disertasi Prof. Ralph Martin, berjudul Carmen Christi (The Song of Christ). Buku dalam bahasa Indonesia dapat dibaca dari edisi revisi thesis dan disertasi saya yg telah diterjemahkan: Firman Menjadi Daging & Kemuliaan Yesus.

7. Akhirnya, setelah banyak masukan diberikan oleh rekan2 pendeta kepada pak Erastus, mengapa pak Erastus makin jauh menyimpang? Hanya dia yg tahu. Namun, ketika beliau memisahkan diri dari sinode asalnya (GBI), saya sudah ingatkan kepada pak Japarlin Marbun (Mantan Ketua Sinode GBI) bahwa kemungkinan pak ES akan makin menyimpang. Alasannya, tidak ada lagi yang membantu utk mengoreksi pengajarannya yg menyimpang itu. Nampaknya, benar. Terlebih ketika semua orang di sekitarnya menjadikannya 'setengah dewa', seperti kutipan di atas.
Jika demikian, makin nyata peringatan Alkitab berikut:

Kisah Para Rasul 20:30 (TB) Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka.