SERI TUJUH UCAPAN YESUS DI KAYU SALIB (2)
Oleh. Pdt. Mangapul Sagala

“Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”. (Luk. 23:34)

1. Jika kita telah menonton film tentang penyaliban, misalnya, film The Passion of The Christ, karya Mel Gibson, di sana dapat terlihat dengan sangat jelas bagaimana penderitaan Yesus yang sesungguhnya. Sejak Yesus ditangkap di taman Getsemane, lalu di ‘pimpong’ dibawa untuk ditidakadili kepada Imam Hanas, Kayafas, Pilatus, Herodes, Pilatus, Yesus terus mengalami fitnahan, perlakuan kasar, penyiksaan.
2. Melalui film film The Passion of The Christ tsb, kita menyaksikan bagaimana kejam dan sadisnya serdadu-serdadu Romawi menyiksa Tuhan Yesus.
3. Itulah sebabnya, seluruh tubuhNya penuh dengan luka dan lumuran darah, kedua kelopak mataNya hampir tertutup karena luka-luka. Menyaksikan film itu, bahkan seorang Muslim, penulis terkenal, Gunawan Muhammad sangat terkesan dan tidak menduga bahwa Yesus menderita seberat itu

Di satu status, tidak sengaja (ketepatan) saya membaca sebuah status yang mengkritisi pak Niko (video viral yang dikritik Pdt. Stephen Tong). Hal itu, berhubungan dengan PEPERANGAN ROHANI. Bagi rekan tsb -kayaknya juga bagi banyak orang- virus Corona, adalah virus, jangan dikaitkan dengan kuasa si jahat. Pemahaman ini sama dengan dua orang jenderal yang saya sebut dalam artikel saya yang telah saya posting, berjudul Peperangan Rohani (silakan dilihat kembali posting tsb).
Status itu, perlu dijawab. Kesalahan, disengaja atau tidak, dapat menyesatkan. Lebih lagi, si jahat (kuasa gelap) dapat mengambil untung. Memang, salah satu kemenangan si jahat adalah bila umat TIDAK menyadari kehadirannya, bahkan menyangkalinya!

Pdt. Mangapul Sagala.
#UcapanYesusDiSalib
#JumatAgung

1. Saya sangat yakin, seruan Tuhan Yesus di kayu salib merupakan kalimat-kalimat penting, penuh makna, yang diserukan oleh Tuhan Yesus dari klimaks penderitaan dan pergumulanNya di dunia ini.

2. Kalimat-kalimat tsb mengungkapkan kasihNya yang sangat dalam dari penderitaanNya yang sangat berat.

3. Itulah sebabnya, sekalipun kita & seluruh dunia sedang dilanda virus Corona, kita tidak boleh mengabaikan seruan2 tsb. Kita harus memohon anugerahNya agar kita tetap dimampukan untuk menggali & merenungkannya.

Oleh. Pdt. Dr. Ir. Mangapul Sagala, M.Th
#PerjamuanKudus
#IbadahOnline

1. Banyak pertanyaan tentang Perjamuan Kudus (PK) yang diberikan kepada saya, baik dari dalam, maupun dari luar negeri.

2. Bersyukur sekali, saya dapat belajar secara serius tentang tema ini. Baik secara akademis, maupun praktis, di mana saya telah mengikuti praktik PK di berbagai Gereja di dalam dan LN, di berbagai aliran, denominasi.

3. Berapa seringkah PK?
Di beberapa Gereja, hanya dilakukan 2-4 kali setahun. Tapi ada juga Gereja yang setiap Minggu. Mana yang sesuai Alkitab? Demikian tanya seseorang. Jawab saya, tidak ada jumlah yang kaku. Mari kita simak ayat berikut:

Page 7 of 17