PENDERITAAN YESUS & KEBAHAGIAAN KITA
Oleh. Pdt.Dr.Ir Mangapul Sagala, M.Th

"Eli, Eli, lama sabakhtani?"
Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? (Mat.27:46).

1. Sejujur-jujurnya, dari seluruh kalimat Yesus di kayu Salib, kalimat ke-4 di atas merupakan kalimat yang paling menyedihkan dan mengerikan. Itulah sebabnya, saya mengerti jika seorang hamba Tuhan yang sangat senior pernah berkhotbah, “Belum pernah saya mampu mengkhotbahkan ucapan keempat itu tanpa terharu dan mencucurkan air mata”.
Hal yang sama juga saya alami. Sering kali tidak berdaya melanjutkan khotbah ketika sungguh2 menghayati Sabda Tuhan tsb.

Seri Tujuh Ucapan Yesus di Salib (2):

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus." (Luk. 23:43)

1. Pada ucapan pertama, kita telah melihat doa syafaat Tuhan Yesus bagi semua orang. “Ya Bapa, ampunilah mereka...”.

2. Barangkali, ada yang masih bergumul dan bertanya, “Siapa sajakah yang termasuk dalam doa pengampunan tsb? Apakah termasuk orang-orang tertentu yang sedemikian jahat dan memberontak?
Jikalau ada yang masih bergumul apakah Tuhan Yesus sungguh-sungguh mau mengampuni dirinya, maka seruan kedua tsb di atas sangat baik untuk direnungkan dan dicamkan.

Oleh: Pdt. Dr.Ir. Mangapul Sagala, M.Th
#SalingMendoakan
#BerperangBagiKerajaanSurga

3. Bagaimana dengan pak Niko?

Pertama, saya sangat yakin, pak Niko adalah hamba Tuhan yang baik. Jauh dari bicara fasih lidah.
Terus terang, sebagaimana saya tulis dalam posting yang lalu, saya mengenal beliau dari jauh, tidak pernah ketemu pribadi. Sekalipun. Saya mengenalnya sebatas mendengar dari beberapa khotbahnya yang ketepatan dikirim orang dan dari beberapa adik rohani yang melayani di GBI.

#SalingMendoakan
#BerperangBagiKerajaanSurga

1. Kelihatannya, video kedua pengkhotbah terkenal, yaitu Pdt Stephen Tong & Pdt. Niko N telah disalahmengerti banyak umat. Hal ini kembali dapat dipakai si jahat. Ingat, salah satu strategi si setan sejak dulu adalah MEMECAH. Dengan terpecah, peperangan rohani kita akan dilemahkan. Seperti politik pecah belah Belanda: "Pecah belah dahulu, baru kuasai". RI dikacaukan Belanda 350 tahun dengan strategi itu. Jangan mau terulang. Terlebih lagi, jangan mau jatuh dalam dosa. Akibatnya, anda sendiri menanggung, bukan orang lain.

SERI TUJUH UCAPAN YESUS DI KAYU SALIB (2)
Oleh. Pdt. Mangapul Sagala

“Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”. (Luk. 23:34)

1. Jika kita telah menonton film tentang penyaliban, misalnya, film The Passion of The Christ, karya Mel Gibson, di sana dapat terlihat dengan sangat jelas bagaimana penderitaan Yesus yang sesungguhnya. Sejak Yesus ditangkap di taman Getsemane, lalu di ‘pimpong’ dibawa untuk ditidakadili kepada Imam Hanas, Kayafas, Pilatus, Herodes, Pilatus, Yesus terus mengalami fitnahan, perlakuan kasar, penyiksaan.
2. Melalui film film The Passion of The Christ tsb, kita menyaksikan bagaimana kejam dan sadisnya serdadu-serdadu Romawi menyiksa Tuhan Yesus.
3. Itulah sebabnya, seluruh tubuhNya penuh dengan luka dan lumuran darah, kedua kelopak mataNya hampir tertutup karena luka-luka. Menyaksikan film itu, bahkan seorang Muslim, penulis terkenal, Gunawan Muhammad sangat terkesan dan tidak menduga bahwa Yesus menderita seberat itu

Page 7 of 18