Oleh: Pdt. Dr. Ir. Mangapul Sagala, M.Th

1. Rekan2 ytk, sehubungan dengan adanya virus pencabut nyawa, Covid19, yang telah menelan puluhahan ribu jiwa di seluruh dunia, mulai bermunculan ramalan2 seolah- olah akhir Zaman, atau masa Kerajaan Seribu Tahun (Millenium Kingdom) seperti Wahyu 20:4 akan segera tiba. Salah satu Kitab yang sering dikutip adalah Kitab Wahyu.

2. Memang, setiap kali ada malapetaka, seringkali kelompok tertentu, khususnya yang sering bernubuat (sering kali palsu), sering kali langsung mencocok-cocokkannya dengan kitab Wahyu. Salah satu pilihan adalah pasal 12. Mari kita perhatikan dengan baik. Kita harapkan tidak muncul penafsiran yang spekulatif, menguasai pemikiran dan iman kita.

Oleh: Pdt. Dr.Ir. Mangapul Sagala, M.Th

Adanya contoh negatif seperti di atas, tidak menjadi alasan yang cukup kuat untuk menolak fakta pentingnya studi teologia yang benar dan sungguh-sungguh. Mengapa? Dalam kenyataannya, banyak ahli teologia di bawah kolong langit yang tetap beriman walau telah belajar teologia. Mereka semakin mencintai Tuhan Yesus, juga semakin percaya dan menghargai Alkitab. Sebutlah misalnya, Prof. Graham Stanton, guru besar di Universitas Cambridge, Inggris yang sangat ternama itu. Dia juga pernah menjabat sebagai ketua Novum Testamentum Societas, yaitu sebuah perkumpulan para ahli Perjanjian Baru sedunia. Namun dalam beberapa kali pertemuan dan pengalaman penulis dibimbing olehnya, sangat terlihat sikap hormat dan kecintaannya kepada Alkitab.

Oleh. Pdt. Dr.Ir. Mangapul Sagala, M.Th

Pentingkah belajar teologia? Jika penting, sejauh mana penting? Cukup penting? Sangat penting? Jika sangat penting, mengapa ada sebagian orang yang meremehkannya? Barangkali, hal itu tidak dikatakan secara eksplisit, namun terlihat dari tindakannya. Itulah sebabnya, ada orang yang begitu berani menjadi gembala dari sebuah Gereja besar dan menjadi pengajar tanpa memiliki latar belakang studi teologia!

Oleh: Pdt Dr.Ir. Mangapul Sagala, M.Th
#AwasAjaranSesat
#TeologiaSukses

1. Saya kira, banyak kita yang tahu bahwa korban & kematian tertinggi di Amerika akibat Covid19 ada di Amerika (AS). Saya yakin, angka itu juga dipengaruhi oleh pengkhotbah2 TV, tenar, penganut Teologia Sukses! Satu video sangat menyedihkan & mencekam, nampak kuburan massal dengan lubang raksasa, di mana peti2 berisi mayat ditimbun. Lalu ada tulisan 2000 lebih di Amerika mati dalam SEHARI!

Oleh: Pdt. Dr.Ir. Mangapul Sagala, M.Th
#AwasAjaranSesat
#PerdukunanBerjubahKristen

1. Sekitar 10 tahun lalu, adik rohani saya Querido Pattinasarane, menyatakan kekecewaannya kepada saya. Alasannya, karena dia tahu bahwa saya akan meninggalkan Jakarta, lebih sering di kota kecil, di tepi danau Toba Parapat.
Untuk apa? Untuk memulai STT TRINITY PARAPAT. "Jakarta, alumni dan mahasiswa sangat memerlukan abang...", demikian pak Querido, mantan Ketua Majelis itu.

Page 5 of 17